MENU Sabtu, 30 Mei 2026
x

Dugaan ‘Jalur Khusus’ Masuk SMP, Oknum Anggota DPRD Bandar Lampung Terseret Isu Uang

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Feb 2026 04:49 159 Ini Lampung YAI

Bandar Lampung : Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Bandar Lampung Heti diduga meminta uang kepada Wali Murid untuk meloloskan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di kota Tapis Berseri.

Menurut sumber internal Partai Golkar yang mengaku memiliki kedekatan dengan seorang kader berinisial TN, anggota Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG ) dugaan permintaan uang bermula ketika anak kandung TN hendak mendaftar ke salah satu SMP Negeri di Bandar Lampung.

Kejadian itu sekira bulan Juli Tahun 2025 lalu. Karena keinginan kuat anaknya untuk bersekolah di sekolah negeri tujuannya, TN kemudian berkonsultasi dan meminta bantuan kepada Heti Friskatati, yang saat itu adalah Ketuanya di KPPG Bandar Lampung sekaligus menjabat anggota Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung yang bermitra dengan Dinas Pendidikan.

Namun dalam prosesnya, kata sumber internal tersebut, Heti Friskatati diduga meminta uang sebesar Rp5 juta dengan dalih membantu kelancaran proses diterima masuk sekolah.

“TN sempat menyampaikan keberatan, tetapi karena berharap keinginan anaknya bisa diterima di sekolah negeri tujuannya, ia akhirnya berusaha memenuhi permintaan tersebut,” ujar sumber internal Partai Golkar itu.

Karena keterbatasan ekonomi, TN kemudian menghubungi salah satu anaknya yang bekerja di Jakarta untuk meminta bantuan dana.

Dari upaya tersebut, uang yang berhasil dikumpulkan hanya Rp3 juta, yang kemudian ditransfer ke rekening pribadi Heti Friskatati. “Uang itu dikirim dua kali, masing-masing Rp2 juta dan Rp1 juta, dengan harapan anak TN dapat diterima di sekolah negeri yang dituju,” urainya.

Namun, saat pengumuman hasil penerimaan peserta didik, anak TN dinyatakan tidak diterima. Heti Friskatati kemudian disebut beralasan bahwa anak TN tidak memenuhi ketentuan zonasi yang berlaku.

Merasa kecewa dan dirugikan, sumber internal Partai Golkar tersebut mengungkapkan bahwa sempat terjadi ‘cekcok’ antara TN dan Heti Friskatati soal uang tersebut.

Di konfirmasi via pesan singkat whatsup Heti Friskatati membantah isu minta uang kepada wali murid. Tegas iya mengatakan bahwa sejak awal ia menolak sejumlah uang yang diberikan TN meski uang tersbeut sempat ia terima namun sehari kemudian Heti mengembalikan uang tersebut. Jum’at (13/02/2026). Fitriyanto

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x