MENU Jumat, 17 Apr 2026
x

Banjir Tak Pernah Selesai, Nyawa Melayang! Padahal Ada Dana Rp15 Miliar Untuk Penangan Banjir di Bandar Lampung

waktu baca 1 menit
Kamis, 16 Apr 2026 10:28 7 Ini Lampung YAI

Bandar Lampung : Banjir yang terus berulang di Kota Bandar Lampung kembali menuai sorotan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung. Dalam peristiwa terbaru pada Selasa (14/4/2026) malam, bencana ini tak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga merenggut satu korban jiwa.

Seorang warga bernama Dewi Maelani (32) meninggal dunia setelah tembok rumahnya di Jalan Pandawa, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Bumi Waras, jebol diterjang arus banjir. Air diduga berasal dari luapan Sungai Umbul Ceper saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Direktur Walhi Lampung, Irfan Tri Musri, menyebut banjir yang terjadi hampir setiap bulan sepanjang awal 2026 ini bukan sekadar akibat cuaca ekstrem, melainkan tanda krisis ekologis yang serius. Ia mencatat, pada Maret saja terdapat sedikitnya 47 titik banjir dalam satu kejadian.

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan lemahnya pengelolaan tata ruang dan lingkungan oleh pemerintah kota. Meski anggaran penanganan banjir mencapai sekitar Rp15 miliar, penggunaannya dinilai belum menyasar akar masalah.

“Anggaran ada, tapi salah arah. Mayoritas digunakan untuk normalisasi drainase, padahal banjir tetap terjadi di titik yang sama dan bahkan semakin meluas,” ujarnya.

Banjir yang terus berulang ini pun memicu kekhawatiran masyarakat dan menjadi peringatan serius akan pentingnya pembenahan sistem lingkungan dan tata kota di Bandar Lampung.Arek

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x