
SURABAYA — Kasus transaksi pembelian kendaraan Wuling di Surabaya yang disebut merugikan konsumen ramai diperbincangkan di media sosial. Wuling Motors akhirnya buka suara dan mengakui adanya pelanggaran prosedur dalam transaksi tersebut.

Dalam keterangan resminya, Wuling Motors menyampaikan permintaan maaf atas kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami konsumen. Hasil penelusuran internal perusahaan menemukan adanya pelanggaran standar operasional prosedur (SOP) yang dilakukan oknum wiraniaga.
Wuling menegaskan tidak menoleransi tindakan yang bertentangan dengan prosedur maupun berpotensi merugikan konsumen. Perusahaan juga menyatakan akan mengambil langkah korektif terhadap dealer terkait serta melakukan evaluasi terhadap proses pelayanan.
Kasus ini sekaligus menjadi sorotan terhadap pengawasan Wuling di jaringan dealer resminya. Sebab, perusahaan sendiri mengakui masih adanya pelanggaran SOP dalam proses transaksi yang semestinya menjadi bagian dari standar pelayanan kepada konsumen.

Wuling Motors berjanji memperkuat pengawasan dan memastikan konsumen memperoleh haknya dalam setiap transaksi di jaringan dealer resmi.
“Kami berkomitmen untuk memastikan setiap konsumen mendapatkan haknya dalam bertransaksi di seluruh jaringan dealer resmi Wuling Motors, sesuai dengan standar yang berlaku,” demikian pernyataan Wuling Motors, dikutip Sabtu (5/9/2026).

Tidak ada komentar